Selasa, 17 November 2009

hem

kekasihku bertopi duduk di sudut kantin
menunduk siku bertopang meja
ujung sedotan tepat di sudut matamu
lentik bulu berkedip mengibas dingin es

sekian waktu saling menunggu dan mencari
melewati ber macam-macam petikan cerita
yang sebentar lagi kan tumpah

kekasihku duduk bertopi di sudut kantin sepi
hitam-hitam munculkan cantikmu
sesekali mengerling pintu

seberat tubuh kuhampiri
kusibak semua kursi
kulipat meja-meja
kuhadapkan diri padamu

mantap dua jiwa terendam waktu
dua jantung mendekat
bibir mengatup rapat
bulumata lentikmu masih mengibas dingin es

dengan ujung jari kutarik dagumu
mata beradu dingin
kemudian bibir kita saling mendekat di telinga
: sayang setelah ini apa?

pipi berpeluk
dua hati keras beradu
tumpahkan gelas es di meja
dinginnya mengalir membekukan jiwa

(30agt'09)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar