kekasihku bertopi duduk di sudut kantin
menunduk siku bertopang meja
ujung sedotan tepat di sudut matamu
lentik bulu berkedip mengibas dingin es
sekian waktu saling menunggu dan mencari
melewati ber macam-macam petikan cerita
yang sebentar lagi kan tumpah
kekasihku duduk bertopi di sudut kantin sepi
hitam-hitam munculkan cantikmu
sesekali mengerling pintu
seberat tubuh kuhampiri
kusibak semua kursi
kulipat meja-meja
kuhadapkan diri padamu
mantap dua jiwa terendam waktu
dua jantung mendekat
bibir mengatup rapat
bulumata lentikmu masih mengibas dingin es
dengan ujung jari kutarik dagumu
mata beradu dingin
kemudian bibir kita saling mendekat di telinga
: sayang setelah ini apa?
pipi berpeluk
dua hati keras beradu
tumpahkan gelas es di meja
dinginnya mengalir membekukan jiwa
(30agt'09)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar