sayangku,
lepaslah soft lensmu setiap delapan jam
lalu pejamtidurkan matamu
jangan khawatirkan
mimpimu tetap selalu indah tanpa kacamata itu
sayangku,
petiklah gitarmu sekali waktu
aku rindukan lagu itu
yang selalu kaunyanyikan dengan sepenuh jiwa
indah nadanya
meski syair itu tak kau mengerti artinya
sayangku,
aku rindu
setiap gerakmu
dan gemas kecup curi pipimu
: seperti dahulu saat gemas kugendong dipundak
atau saat ku dekapdansa menjelang tidur
sepenuh sukacita kusenandungkan harapan
tal lelo lelo lelo ledhung
cup meneng aja pijer nangis
anakku sing ayu rupane
nak?... bapak kangen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar