Sengaja, tidak sengaja...sedikit sengaja
satu klik, muncul lobang dalam menganga menghisap
aku jatuh melayang... di waktu kemarin dan yang lalu lalu
menembus diantara sampah, piala, tawa tangis sedu riang
Hanya,
sedikit sapa membawa berjuta jawaban
berjuta jawaban menciptakan rasa ingin tahuku
rasa ingin tahuku terbungkus kekhawatiran bila itu benar kamu
Dan aku sulit menyesuaikan raga ke romantis remaja
kupasti-pastikan masa itu sudah mati
betapa sakit menembus masa lalu
saat kau bersepeda menghampiri aku
Maafkan aku dulu tak berbuat apa-apa,
Kumaafkan kamu karena dulu tak berbuat apa-apa
Kita sudah saling memaafkan karena dulu tak berbuat apa-apa
ketika jemari lembut penuh sayang menghentikan tulisan surat-surat cinta kita
Kita kembali ke pelukan Ibu,
Kita kembali ke dekapan Bapak
Kita tak kembali menyiangi bunga kita
Aku tak melihat kau bersepeda lagi sampai kini.
(28 mei '09: buat osi sayang, semampu papi selalu berbuat yang terbaik untukmu )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar