Selasa, 17 November 2009

kado buat kita

17 tahun mengarungi bahtera
seperti kapal di ayun ombak
letih belum juga lihat sinar mercu suar
sepertinya konsentrasi maksimal di percepatan

istirahat saja
kita nikmati ombak
mengayun-ayun
ternyata semakin memabokkan

mual dalam diam
kukais sisa energi
masih di percepatan
sayang habis juga

oh terpikir overload muatan
kukaji satu persatu
semua prioritas
bahkan serbet usang pun tak pantas di larung

malam penuh bintang
aku telentang di bawah layar
tepat di ujung tiang bintang paling terang berkedip
seakan menyapa aku terhenyak kepala mendongak
pastikan benar kedipan itu untukku

kupanggil kamu
tuk besarkan hati
kau berlari menghampiri
melompati tali-tali

ternyata kau juga saksikan bintang itu menyapa
tetapi tersenyum tidak berkedip
lalu kita bertengkar
aku marah kau menangis, kau marah aku menangis
kita marah
kita menangis

lelah
tertidur
subuh
bintang itu sudah tidak di ujung tiang

penyesalan yang sangat
lalu kita tatap buritan
sejuk dengan cahaya lembut menyenangkan
sela-sela jemari kita menyatu

kubisikkan
ayo kita lihat haluan
bersamaan dengan kepala kita menengok
cahaya terang terpancar
lepaslah jalinan tangan kita tuk menahan silau

aku tak lihat kamu
kamu tak lihat aku
hanya kuyakin kau ada di sebelahku
dari detak jantungmu yang menggetarkan benang-benang cintaku

25 juni 09
buat istriku: I Love You

Tidak ada komentar:

Posting Komentar